Home » Pendidikan » 11 Hal Yang Harus di Lakukan Mahasiswa Baru

11 Hal Yang Harus di Lakukan Mahasiswa Baru

Daftar Isi

Mahasiswa adalah kalangan muda intelektual yang memiliki peran bukan hanya untuk dirinya sendiri tapi juga untuk masyarakat bangsa dan negara. Perpindahan dari status siswa menjadi seorang mahasiswa tentu adalah sesuatu hal yang mendebarkan dan sebuah kebanggan tersendiri.

Mahasiswa semester awal adalah langkah awal dari perjuangn panjangmu selama kuliah. Tindakan yang akan kamu ambil akan menentukan seberapa besar dampak terhadap kehidupan kampusmu. Berikut 11 hal yang mungkin bisa kamu jadikan rujukan.

1. Kenali Lingkungan Kampus

Ketika kamu menjadi mahasiswa baru sebaikya kamu berkenalan dulu dengan kampus yang menjadi  tempat kamu melanjutkan studi karna ini sangat wajib, misalnya kamu cari tau gedung apa saja yang berada di sana, kemudian ruangan mana saja yang akan di pakai saat kamu berkuliah.

Bagi mahasiswa baru lingkungan kampus dan termasuk kondisi yang ada di dalamnnya merupakan sesuatu hal yang baru, sehingga tidak sedikit mahasiswa yang masi semester awal merasakan canggung akan hal itu.

Untuk itu perlu ditanamkan pada diri kita sebagai mahasiswa yang menjalani semester awal untuk melakukan adaptasi, guna mengenali lingkungan sekitar sehingga dengan mengenali lingkungan kampus kita akan menjadi individu yang mandiri.

Nah untuk kiat-kiat agar kamu cepat mengenali lingkungan kampus. Kamu Misalnya berkenalan dengan orang-orang baru, jangan takut bertannya kepada senior dikampus, dan ikut organisasi kampus, cara ini juga bisa menjadi cara yang ampuh sebagai awal untuk mengenali lingkungan kampus.

2. Rajin Masuk

Bangku kuliah berbeda jauh dengan bangku SMA, pasalnnya saat kuliah tidak ada orang yang akan memaksa kamu atau bahkan mengingatkan kamu untuk masuk kelas tepat waktu. Kalau kamu bolos tidak akan ada yang peduli itu akan menjadi resiko dan tanggung jawab sendiri.

Sebagai mahasiswa semester awal, pastikan kamu rajin masuk kelas, karena selama kamu rajin masuk kelas, meskipun hasil ujian standar maka di jamin bisa membantu kamu mendapatkan nilai terbaik. Sebab perlu di akui bahwa yang namanya absensi akan mempengaruhi nilai yang di berikan dosen.

Dosen kebanyakan lebih mudah memberi nilai bagus kepada mahasiswa yang rajin. Karena di anggap terlihat menghargai mereka yang sudah lelah menjelaskan materi dan mendampingi mahasiswa dalam menempuh pendidikan tinggi.

3. Jangan Ragu Untuk Tampil Mandiri

Sikap mandiri mahasiswa adalah kemampuan mengatur hidupnya, menajemen waktunya dan kemampuan berpikir sacara mandiri dalam memecahkan masalah yang ada di hadapannya. Jadi sebagai seorang mahasiswa semester awal, kamu tidak perlu gengsian dan merasa terlihat   menyedihkan saat harus makan siang sendiri di belantaran kampus atau kamu gak perlu takut untuk berjalan sendirian ketika menghadapi masalah. Sebab sebagai seorang mahasiswa, kamu di tuntut untuk menjadi mahluk sosial sekaligus independen.

Jadi, bakal ada masa-masa dimana kamu harus melakukan segala sesuatu sendirian. Apalagi setelah kamu kuliah nantinya, kegiatan kamu akan sangat padat, jadwal kamu dan teman bisa beda-beda.

4. Memilih Teman Kuliah Yang Memberikan Pengaruh Positif

Cara berikutnya yang sebaiknya mulai kamu perhatikan dan terpkan adalah yaitu selektif dalam memilih teman. Karena dengan kita memilih teman yang memberikan pengaruh dan aurah posistif juga merupakan kunci keberhasilan kamu di kampus.

Memilih teman berarti kamu memilih masa depan kamu. Kamu akan kesulitan menjadi mahasiswa hebat jika kamu tidak berteman dengan orang-orang hebat begitu pula sebaliknya.

Jika kamu berteman dengan mereka yang abai terhadap IPK maka kamu akan ikut-ikutan abai. Berhubung masa ini akan terjadi sekali dan tidak bisa di ulang maka sebaiknya pililah teman yang tepat.

Misalnya kamu harus mencari teman yang selalu memotivasimu untuk berkembang ke arah kebaikan. Sebab, teman yang seperti ini akan terus mendukungmu untuk terus bersemangat.

Selain itu juga kamu harus mencari teman yang mengikuti kegiatan positif. Dengan itu, kamu akan tertular untuk ikut dalam kegiatan posistif yang di lakukan oleh teman mu tersebut. Misalnya belajar, mengaji, kerja kelompok dan kegiatan positif lainnya.

5. Berikan Kesan Yang Baik Kepada Dosen

Di hari pertama kuliah biasanya para dosen pasti akan memulainnya dengan perkenalan. Momen ini kamu tidak boleh anggap enteng, kamu harus berusaha memberikan kesan terbaik di hadapan dosen kamu supaya nantinya dosen bisa mengingat nama dan wajahmu.

Ketika dosen sedang menjelaskan atau menulis di depan kelas, jangan membuat keributan dengan berbicara bersama temanmu atau mengganggu mahasiswa lainnya karena dapat membuat suasana belajar menjadi tidak fokus.

Siapapun pasti ingin mendapatkan kesan yang baik di mata dosen apalagi yang terkenal memberikan nilai yang relatif rendah di banding dosen-dosen yang lain pada umumnya. Tentu, beragam cara di lakukan hanya untuk di beri label sebagai mahasiswa teladan oleh dosen tersebut.

6. Pelajari Cara Atur Keuangan

Sebagai seorang mahasiswa semester awal apalagi yang merantau tentunya di tuntut untuk menjadi orang yang mandiri dalam mengatur keuangan.

Memang kedengarannya tidaklah mudah untuk dilakukan bukan? Kamu harus mencatat pengeluaran dan pemasukan khas kamu, ini bertujuan agar kamu bisa mengetahui jumlah seberapa besar pengeluaran dan pemasukan kamu, sebagai bahan evaluasi untuk mengatur keuangan dan kamu bisa mendapatkan gambaran arus khas keuangan kamu.

Tidak jarang kamu akan mengalami krisis keungan padahal jatuh temponya masih jauh, Tentunya hal ini akan mempengaruhi aktifitasmu kedepannya dimana kamu akan ke walahan dalam memenuhi kebutuhan seperti makan, ongkos yang berhubungan dengan kegiatan kampus, dan pembayaran-pembayaran lainnya.

Sudah pasti jika kamu mengalami masalah seperti ini, tempat pelarian kamu adalah orang tua, bisa saja kamu menghubungi orang tua untuk menutupi masalah tersebut. Hal ini akan merepotkan kembali orang tua kamu nantinya.

7. Segera Cari Informasi Beasiswa

Biasanya beasiswa memang mulai dibuka setelah kamu menyelesaikan dua semester, akan tetapi dengan mencari tahu lebih awal, kamu memiliki banyak kesempatan untuk mempersiapkan segala persyaratan yang di butuhkan misalnya nilai minimal IPK dan surat-surat kelengkapan lainnya serta tidak telat menjalankan seleksi.

Untuk itu kamu harus rajin-rajin mencari informasi seputar beasiswa, ada begitu banyak beasiswa di Indonesia dan beasiswa ini bukan hanya berlaku bagi mahasiswa baru saja. Namun berlaku juga bagi mahasiswa on going dari berbagai jenjang semester.

Beasiswa tersebut memiliki berbagai tujuan contohnya sebagai bentuk apresiasi mahasiswa berprestasi atau bantuan mahasiswa berprestasi namu kurang mampu. Ada juga beasiswa yang di khususkan bagi jurusan tertentu saja.

8. Mencari Mentor

Mentor adalah seorang yang bijak, yang bisa berperan sebagai pembimbing yang dapat di percaya dan memiliki pengalaman lebih. Perlunya mahasiswa baru mencari dan memiliki mentor sangatlah penting agar bisa belajar pengalaman sukses bahkan pengalaman gagal mereka dan yang gak kalah penting kalau kamu butuh nasihat seputar dunia kerja kamu bisa berkonsultasi dengan mentormu.

Mentor atau biasa di sebut juga dengan role model, seperti pengertiannya di atas  dimana iya adalah sosok inspiratif dan penuh pengalaman, sehingga mampu memberikan arahan dan nasehat untuk kamu.

Karena di jenjang kuliah, kamu akan bertemu dengan orang-orang hebat. Untuk itu cobalah manfaatkan kesempatan itu dan jadikan mereka mentor agar kamu tidak tersesat mengejar cita-cita dan kesuksesanmu.

9. Pemilihan Organisasi Dengan Tepat

Meskipun kamu mahasiwa baru, tidak ada salahnya memikirkan untuk bergabung di organisasi, pasalnya organisasi bisa menjadi batu loncatan buat kamu untuk mengasah kemampuan dan juga mempertajam skill yang kamu miliki.

Setiap kampus memiliki beragam oganisasi kemahasiswaan, seperti organisasi himpunan jurusan, organisasi tingkat fakultas atau pun UMKM. Sejatinya mahasiswa sudah seharusnya mengikuti organisasi, organisasi perkulihan terbagi menjadi dua, yaitu organisasi mahasiswa internal kampus dan eksternal kampus.

Organisasi sebenarnya sebagai penyeimbang akademis dan bisa juga dijadikan sebagai media untuk mengembangkan kemampuan yang bersifat non akademis.

Tentu saja dalam pemilihan organisai kita sebagai mahasiswa tidak boleh asal-asalan. Misalnya, kamu harus memperhatikan beberapa hal, misalnya kamu harus sesuaikan dengan hobi kamu, hindari sifat ikut-ikutan teman, dan kamu harus proaktif.

10. Jaga Kesehatan Fisik dan Kesehatan Mental

Kesehatan merupakan opsi yang paling di utamkan, sebab problem yang paling sering menimpa mahasiswa baru adalah jatuh sakit. Apalagi kamu mahasiswa yang baru mengawali studi di perguruan tinggi, untuk menghindari masalah kesehatan yang meningkat, kamu harus dapat mengendalikan semua aspek kesejahteraan pikiran dan tubuh Anda.

Mungkin kamu harus menjaga pola makanan sehat kamu, menjaga kesehatan mental, jangan terlalu tenggelam dalam studi. Seorang mahasiswa bukan hanya menjaga kesehatan fisik namun kamu juga harus menjaga kesehatan mental.

Apalagi kesehatan mental seseorang terganggu ia akan mengalami gangguan suasana hati, gangguan kemampuan berpikir, serta kendali emosi yang dapat mengarah pada perilaku buruk.

Contohnya seperti stress, gangguan kecemasan, bipolar, dan masih banyak lagi. Oleh sebab itu, kita sangat perlu untuk menjaga kesehatan mental. Karena jika mental kamu terganggu maka hal-hal yang berkaitan dengan akademis dan non akademis kampus akan terganggu.

11. Buat Catatan Penting Seputar Mata Kuliahmu

Pada umumnya dosen tidak akan meributkan apa yang kamu catat, akan tetapi tidak ada salahnya membuat catatan penting seputar masalah mata kuliahmu yang nantinya bisa di jadikan bahan evaluasi untuk pengambilan keputusan yang berkaitan dengan kampus kamu.

Tujuannyan demi diri sendiri agar nanti sewaktu kuis, UTS, atau UAS dapat dengan mudah menemukan catatan yang di butuhkan.

Sebab untuk mengingat materi dalam perkuliahan, mencatat adalah hal yang penting, karena dengan mencatat banyak hal yang bakalan kita dapat seperti ingatan terhadap sesuatu yang kita catat, dan bila kita lupa dengan materi yang di jelaskan oleh dosen kita dapat buka kembali dalam catatan yang kita tulis.

Sejatinya untuk menjadi mahasiswa yang kompoten maka kita harus pintar-pintar mengatur segala aktifitas.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments