Home » Website » 5 Hal Yang Harus Diketahui Sebelum Membuat Website Sekolah

5 Hal Yang Harus Diketahui Sebelum Membuat Website Sekolah

Website menurut Bekti merupakan kumpulan halaman yang digunakan untuk menampilkan informasi teks, gambar, animasi, suara, dan atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait, yang masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman.

Daftar Isi

Sekilas Tentang Website Sekolah

Website sekolah merupakan media yang digunakan sebagai sarana untuk memperkenalkan sekolah kepada masyarakat atau didunia luar.Website sekolah tidak hanya sekedar fasilitas untuk menyebarkan dan mendapatkan informasi terkait dunia pendidikan.Namun, website sekolah yang menarik dan elegan juga bisa menggambarkan tingkat profesionalisme sekolah itu sendiri.

Website sekolah tengah menjadi trend di dunia pendidikan saat ini khususnya di Indonesia. Website dapat digunakan sebagai media pembelajaran online (e-learning).Hal ini dapat memudahkan siswa untuk mengakses mata pelajaran yang diberikan oleh guru melalui website sehingga lebih tepat guna dan informatif.

Keberadaan website sekolah pada dasarnya untuk mendukung program menteri pendidikan dalam mengoptimalkan internet dilingkungan sekolah, meningkatkan mutu para pengelola sekolah, guru, siswa, mengurangi efek negatif dari penggunaan internet dengan memperbanyak modul pendidikan, dan memasyarakatkan internet.

Dengan adanya koneksi internet disekolah, maka beberapa hal penting yang membuat suatu sekolah wajib memiliki sebuah website antara lain:

  1. Sebagai identitas sekolah di dunia maya;
  2. Menampilkan profil sekolah yang modern;
  3. Menampilkan struktur kelembagaan sekolah;
  4. Sebagai sarana informasi sekolah;
  5. Untuk menunjang promosi sekolah;
  6. Sebagai wadah untuk menampilkan galeri sekolah;
  7. Menampung data guru, siswa dan alumni;
  8. Merupakan wujud dari sekolah yang berkembang;
  9. Sebagai media pembelajaran online;
  10. Meningkatkan kredibilitas sekolah.

Sebuah website sekolah yang baik penting memiliki fitur antara lain:

1. Home / Halaman Utama

Fitur ini berada dihalaman paling awal.Halaman ini yang menampilkan gambaran umum sekolah, ringkasan profil sekolah, sambutan kepala sekolah, informasi terupdate, dan beberapa fitur lainnya.

2. Profil Sekolah

Fitur ini menampilkan informasi penting terkait identitas sekolah seperti latar belakang, sejarah singkat, visi misi, tujuan, stuktur kelembagaan, fasilitas, sistem pembelajaran, dan program keahlian.

3. Informasi

Fitur ini memuat informasi terkait program pendidikan, kurikulum, kalender pendidikan, berita pendidikan, even sekolah, prestasi siswa, prestasi guru, pengumuman, ekstrakurikuler, dan informasi lainnya yang berkaitan dengan sekolah.

4. Galeri

Fitur ini memuat galeri berupa gambar atau video kegiatan yang dilakukan oleh guru, siswa, dan alumni.

5. Direktori

Fitur ini digunakan sebagai direktori yang memuat tentang data pengajar, data siswa, dan data alumni sekolah.

6. Download

Fitur ini digunakan untuk memuat dokumen yang dapat di akses oleh siswa dan guru maupun masyarakat seperti bahan ajar.

7. Kontak

Fitur ini digunakan untuk menampilkan informasi penting sekolah seperti alamat, nomor telepon, dan email.

Biaya Pembuatan Website Sekolah

Sekolah belum memiliki sebuah website karena biasanya terkendala dengan biaya dan tidak memiliki sumber daya manusia yang mampu membuat dan mengelola website tersebut.Biaya pembuatan website sekolah biasanya kisaran Rp. 1.500.000 hinggaRp. 5.000.000 sudah termasuk domain dan hosting untuk tahun pertama.Variasi harga biasanya tergantung pada fitur yang ada pada website dan space hosting yang digunakan.Selanjutnya pada tahun berikutnya terdapat biaya perpanjangan domain dan hosting serta biaya perawatan (maintanace) jika diperlukan.

Dengan adanya biaya tersebut yang dibebankan kepada pihak sekolah membuat pengelola sekolah biasanya enggan untuk mengadakan website sekolah. Namun, hal tersebut sebenarnya tidak menjadi hambatan karena didalam dana bantuan operasional sekolah sudah dianggarkan untuk pengadaan website sekolah. Oleh karena itu dengan diadakannya website sekolah dapat membantu mempromosikan sekolah dan meningkatkan kredibilitas sekolah dimata masyarakat.

Pengadaan website sekolah sudah diatur dalam peraturan menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2017 tentang petunjuk teknis bantuan operasional sekolah.Dimana, pembiayaan untuk membangun, mengembangkan, dan atau memelihara website sekolah dengan domain “sch.id”.Pembiayaan meliputi pembelian domain, konsumsi, transportasi, dan atau jasa profesi pengembang website.

Mengenal Domain Sekolah

Domain merupakan alamat sebuah website yang diakses oleh pengunjung untuk melihat sebuah informasi didalamnya. Domain memiliki nama yang unik yang ditujukan untuk mengidentifikasi nama dari sebuah server komputer seperti email server atau web server pada jaringan internet. Penamaan domain sesuai dengan nama sekolah misalkan smkn2bonegunu.sch.id.

Domain sekolah pada umumnya terdiri tiga bagian yaitu nama domain, jenis domain, dan identitas Negara dimana domain tersebut terdaftar.Penulisan nama domain tidak mengandung spasi seperti “smkn2bonegunu” merupakan nama domain sekaligus nama dari sekolah tersebut, selanjutnya “.sch” sebagai jenis domain yang khusus digunakan untuk website sekolah, dan “id” menandakan domain tersebut berasal dari Negara Indonesia.

Untuk mendaftarkan domain sekolah diperlukan dokumen pendukung seperti surat permohonan nama domain sekolah, surat kuasa kepala sekolah yang diberikan kepada penanggungjawab untuk mendaftarkan domain sekolah, dan photo KTP penanggung jawab. Selain domain “sch” terdapat beberapa jenis domain yang dapat digunakan seperti “.ac.id” untuk universitas atau sekolah tinggi, “.com” untuk komersil, “.id” untuk personal atau perusahaan, “.org”untuk organisasi dan masih banyak jenis domain yang dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan dan tujuan website tersebut.

Mengenal Hosting

Hosting adalah space yang disediakan oleh penyedia hosting yang dapat dimanfaatkan untuk menyimpan file website agar dapat diakses melalui jaringan internet.Hosting juga sering disebut dengan webhosting yang merupakan tempat peyimpanan sejumlah data online yang di dalamnya terdapat berbagai macam format seperti gambar, text, dan atau video yang semua informasi tersebut dapat di akses oleh banyak orang.

Jika domain di analogikan sebagai alamat maka hosting adalah rumah sedangkan website merupakan isi dari rumah tersebut.Untuk mengakses informasi tersebut pada sebuah website maka diakses melalui domain.Untuk mengelola sebuah website jika pihak sekolah tidak memiliki server sendiri maka cukup dengan menyewa hosting pada penyedia hosting seperti di “niagahoster.co.id”, “hostinger.co.id”atau penyedia hosting lainnya.

Biaya hosting bervariasi pada setiap penyedia hosting hal ini tergantung fitur yang ditawarkan dan service (layanan) yang diberikan serta lama waktu penyewaan.Penyewaan hosting dapat dilakukan per bulan atau per tahun tergantung kebutuhan dan biaya penyewa hosting.

Cara Daftar Domain Sekolah dan Hosting

Sebelum mengelola website sekolah hal yang harus dipersiapkan pertama kali adalah domain sekolah dan hosting. Sebelum mendaftarkan domain dan hosting maka pihak sekolah harus menyediakan dokumen surat permohonan nama domain sekolah, surat kuasa kepada penanggung jawab, dan KTP penanggung jawab. Pada buku ini hosting yang digunakan yaitu dari penyedia hosting Niagahoster.

Untuk mendaftarkan nama domain sekolah dan hosting di web hosting niagahoster ikuti langkah-langkah berikut:

1. Akses website Niagahoster melalui alamat domain www.niagahoster.co.id dan pilih menu Domain.

2. Ketikkan nama domain anda di kolom “Cari nama domain anda”.

3. Pilih jenis domain .sch.id;

4. Klik tombol “Cek Domain” seperti yang di tunjukkan pada Gambar berikut;

5. Sistem akan mencari nama domain yang akan daftarkan;

6. Jika domain tersebut tersedia, maka sistem menampilkan nama domain dan harga berdasarkan durasi;

7. Selanjutnya klik tombol “Tambahkan ke Cart” seperti yang ditunjukkan pada Gambar berikut;

8. Selanjutnya pilih paket hosting sesuai kebutuhan, disarankan menggunakan paket personal atau bisnis.Daftar paket hosting ditunjukkan pada gambar berikut;

9. Klik tombol “Lanjutkan” seperti yang ditunjukkan pada Gambar berikut;

10. Selanjutnya pilih metode pembayaran dan lakukan transfer sejumlah nominal yang tertera pada informasi biaya domain dan hosting yang di pesan.

11. Jika belum memiliki akun pada website niagahoster, anda diminta untuk membuat akun.

12. Setelah melakukan transfer biaya pembelian domain dan hosting, login ke website member area niagahoster dan upload bukti transfer tersebut pada form yang sudah disiapkan.

13. Setelah berhasil mengupload bukti pembayaran, selanjutnya menunggu domain dan hosting diverifikasi dan diaktifkan oleh verifikator niagahoster;

14. Setelah domain dan hosting berhasil diverifikasi dan diaktifkan. Selanjutnya upload dan kelola website anda melalui halaman CPanel.

Jika Anda merasa kesulitan untuk membuat website sekolah kami bisa membantu Anda dengan harga yang terjangkau dan tentu di lengkapi dengan buku panduan dari kami sehingga bisa lebih mudah.

Apabila anda ingin membuat sendiri kami rekomendasikan membeli buku “Mudah Membangun Website Sekolah Dengan CMS WordPress” dimana buku tersebut akan membantu anda untuk membuat website sekolah dengan mudah dan praktis.