Home » Internet » 5 Hal Yang Harus Diketahui Tentang Internet

5 Hal Yang Harus Diketahui Tentang Internet

Internet (interconnected network) merupakan sebuah sistem komunikasi jaringan yang menghubungkan komputer dengan berbagai sistem operasi secara global dan menghubungkan berbagai situs pendidikan, pemerintahan, organisasi, bisnis, maupun perorangan.

Daftar Isi

Pengertian Internet

Dikutip dari Wikipedia, Internet adalah sistem jaringan komputer yang saling berhubungan secara global menggunakan paket protokol internet (TCP/IP) untuk menghubungkan perangkat di seluruh dunia. Jaringan terdiri dari jaringan privat, publik, akademik, bisnis, dan pemerintah lokal ke lingkup global, dihubungkan oleh beragam teknologi elektronik, nirkabel, dan jaringan optik. Internet membawa beragam sumber daya dan layanan informasi, seperti dokumen hiperteks yang saling berhubungan dan aplikasi World Wide Web (WWW), surat elektronik, telepon, dan berbagi teks.

Internet didefinisikan menurut beberapa ahli. Adapun pengertian internet menurut para ahli antara lain:

Menurut Purbo (dalam Prihatna, 2005) menjelaskan bahwa internet pada dasarnya merupakan sebuah media yang digunakan untuk mengefisienkan sebuah proses komunikasi yang disambungkan dengan berbagai aplikasi, seperti Web, VoIP, dan E-mail.

Internet menurut Allan (2005) merupakan sekumpulan jaringan komputer yang saling berhubungan satu sama lain secara fisik dan juga memiliki kemampuan untuk membaca dan menguraikan berbagai protokol komunikasi tertentu yang sering di kenal dengan istilah Internet Protocol (IP) dan Transmission Control Protocol (TCP). Protokol sendiri di artikan oleh Alan sebagai sebuah spesifikasi sederhana mengenai bagaimana dua atau lebih komputer dapat saling bertukar informasi.

Menurut O’Brien (2003) internet merupakan jaringan komputer yang berkembang pesat dari jutaan bisnis, pendidikan, dan jaringan pemerintah yang saling berhubungan dengan jumlah penggunanya lebih dari 200 Negara.

Menurut Oetomo (2002) internet adalah singkatan dari international network, yang didefinisikan sebagai suatu jaringankomputer yang sangat besar, dimana jaringan komputer terdiri dari beberapa jaringan kecil yang saling berhubungan satu sama lain.

Menurut Supriyatno (2006) internet merupakan suatu hubungan berbagai jenis komputer dan jaringan di dunia yang punya sistem operasi dan aplikasi yang berbeda, dimana hubungan tersebut memanfaatkan kemajuan perangkat komunikasi seperti telepon dan satelit yang menggunakan protokol standar dalam melakukan hubungan komunikasi, yaitu protokol TCP/IP (Transmission Control/Internet Protocol).

Internet menurut Harjono (2009) merupakan kumpulan dari beberapa komputer, yang bisa mencapai jutaan komputer di seluruh dunia yang saling berhubungan dan saling terkoneksi satu sama lainnya. Agar komputer bisa saling terkoneksi satu sama lain, maka diperlukan media untuk saling menghubungkan antar komputer. Media yang digunakan seperti kabel/serat optik, satelit atau lewat sambungan telepon.

Menurut Sibero (2011) internet merupakan kependekan dari Inter-connected Network adalah sebuah jaringan komputer yang menghubungkan antar komputer secara global.

Menurut Kayo, dkk (1996) internet merupakan jaringan yang memiliki tiga keistimewaan. Keistimewaan pertama adalah kebebasan internet dimana internet dapat memberikan penggunanya untuk saling memberi dan menerima informasi secara bebas. Keistimewaan kedua yaitu internet lebih dinamik dengan mengikuti perkembangan waktu. Keistimewaan ketiga yaitu internet merupakan sebuah jaringan yang bersifat interaktif.

Menurut Ramdhani (2003) internet merupakan sebuah sebutan untuk sekumpulan jaringan komputer yang menghubungkan berbagai situs akademik, pemerintahan, komersial, organisasi, hingga perorangan.

Menurut Turban, dkk (2005) internet merupakan suatu jaringan besar yang menghubungkan jaringan komputer, baik dari organisasi dan bisnis, organisasi pemerintahan, dan sekolah-sekolah di seluruh dunia secara langsung dan cepat.

Sejarah Internet

Awal mula internet berasal dari penelitian tahun 1960-an yang ditugaskan oleh pemerintah federal Amerika Serikat untuk membangun sistem komunikasi yang kuat dan toleran terhadap kesalahan dengan jaringan komputer. Jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), dimana mereka mendemonstrasikan bagaimana hardware dan software komputer berbasis UNIX dapat melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.

Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat di transfer, dan pada akhirnya standar yang mereka tentukan menjadi awal mula pembentukan protokol baru yang sekarang di kenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Protokol standar dari TCP/IP mulai dipublikasi ke publik pada tahun 1982. Adanya nama domain juga sudah mulai dipakai empat tahun setelahnya, tepat di tahun 1984. Selanjutnya, National Science Foundation Network (NSFNET) didirikan dan mulai dikembangkan pada tahun 1986. NSFNET yang mulai menggantikan peran dari ARPANET sebagai suatu wadah riset terkait di Amerika Serikat.

ARPANET kemudian diturunkan pada tahun 1990. Namun, internet hasil pengembangannya sendiri tetap berkembang terus-menerus hingga sekarang. Pada awalnya, informasi yang dapat di akses lewat internet hanya berbasis teks. Pada mulanya APRANET hanya menghubungkan 4 situs sata yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, dan University of Utah.

Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya. Oleh sebab itu ARPANET dipecah menjadi dua, yaitu MILNET untuk keperluan militer dan ARPANET untuk keperluan non-militer seperti universitas. Gabungan dari kedua jaringan dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.

Internet berkembang pesat di Eropa dan Australia pada pertengahan hingga akhir tahun 1980-an dan ke Asia pada akhir tahun 1980-an dan awal tahun 1990-an. Keterkaitan jaringan komersial dan perusahaan pada awal 1990-an menandai dimulainya transisi ke Internet modern, dan menghasilkan pertumbuhan eksponensial yang berkelanjutan ketika generasi komputer institusi, personal, dan seluler terhubung ke jaringan.

Dikutip dari Wikipedia yang menyatakan Internet saat ini dijaga oleh perjanjian bilateral atau multilateral dan spesifikasi teknikal (protokol yang menerangkan perpindahan data antara rangkaian). Protokol tersebut dibentuk berdasarkan perbincangan Internet Engineering Task Force (IETF), yang terbuka umum. Badan tersebut mengeluarkan dokumen yang disebut RFC (Request for Comments). Sebagian dari RFC dijadikan Standar Internet (Internet Standard), oleh Badan Arsitektur Internet (Internet Architecture Board-IAB). Protokol internet yang sering digunakan seperti IP, TCP, UDP, DNS, PPP, SLIP, ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, Telnet, FTP, LDAP, dan SSL.

Dari beberapa protokol di atas digunakan oleh beberapa layanan di internet seperti email/surat elektronik, file sharing, WWW (World Wide Web), Session access, Usenet, Newsgroup, WAIS, finger, IRC, MUD, dan MUSH. Beberapa layanan tersebut yang paling sering digunakan yaitu email dan World Wide Web.

Fungsi dan Manfaat Internet

Dibalik kemudahan dalam mengakses internet, juga memiliki fungsi dan manfaat selain menghubungkan komunikasi secara global.

Adapun beberapa fungsi internet dalam kehidupan sehari-hari, yaitu:

  1. Memudahkan untuk mengakses informasi;
  2. Memudahkan komunikasi;
  3. Memudahkan dalam pekerjaan.

Adapun beberapa manfaat internet dalam kehidupan sehari-hari, yaitu:

  1. Manfaat internet untuk bisnis;
  2. Manfaat internet untuk belajar;
  3. Manfaat internet untuk sarana hiburan.

Adapun beberapa dampak positif internet dalam kehidupan sehari-hari, yaitu:

  1. Memudahkan mendapatkan informasi;
  2. Membantu dalam menyelesaikan masalah dan tugas;
  3. Mendapatkan sarana hiburan;
  4. Memudahkan dalam berbisnis;
  5. Memudahkan proses komunikasi.

Adapun beberapa dampak negatif internet dalam kehidupan sehari-hari, yaitu:

  1. Terjadinya Cyber Bulliying;
  2. Perilaku negatif dan konten yang tidak baik untuk dilihat;
  3. Maraknya isu Hoax dan penyebaran Hoax;
  4. Adanya Cyber Crime (kejahatan internet);
  5. Budaya asli mulai ditinggalkan.

Tata Tertib Internet

Mengingat internet dapat di akses oleh siapa saja dan kapan saja. Hal ini, menyebabkan internet juga mempunyai tata tertib tertentu, yang dikenal dengan nama Nettiquette atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah netiket (etika berinternet). Untuk di Indonesia sendiri selain tata tertib sosial di Internet juga diberlakukan peraturan (UU ITE).  Beberapa hal yang biasa dan sulita untuk dijaga sehinga perlu diberlakukan tata tertib dan peraturan yang mengatur tentang etika menggunakan internet seperti pelanggaran hak cipta, pornografi, pencurian identitas, dan pernyataan kebencian (hate speech).

Secara umum, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dibagi menjadi dua bagian besar, yaitu pengaturan mengenai informasi dan transaksi elektronik dan pengaturan mengenai perbuatan yang dilarang. Pengaturan informasi dan transaksi elektronik mengacu pada Model Law on eCommerce dan  Model Law on eSignature yang dimaksudkan untuk mengakomodir kebutuhan pelaku bisnis di internet dan masyarakat guna mendapatkan kepastian hukum dalam melakukan transaksi elektronik.

Beberapa hal yang diatur dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), antara lain:

  1. Pengakuan informasi/dokumen elektronik sebagai alat bukti hukum yang sah (Pasal 5 & Pasal 6).
  2. Tanda tangan elektronik (Pasal 11 & Pasal 12).
  3. Penyelenggaraan sertifikasi elektronik (certification authority, Pasal 13 & Pasal 14).
  4. Penyelenggaraan sistem elektronik (Pasal 15 & Pasal 16).
  5. Konten ilegal, yang terdiri dari: kesusilaan, perjudian, penghinaan/pencemaran nama baik, pengancaman, dan pemerasan (Pasal 27, Pasal 28, dan Pasal 29).
  6. Akses ilegal (Pasal 30).
  7. Intersepsi Ilegal (Pasal 31).
  8. Gangguan terhadap data (data interference, Pasal 32).
  9. Gangguan terhadap sistem (system interference, Pasal 33).
  10. Penyalahgunaan alat dan perangkat (misuse of device, Pasal 34)

Beberapa pasal UU ITE yang mengamanatkan pembentukan Peraturan Pemerintah yaitu:

  1. Lembaga Sertifikasi Keandalan (Pasal 10 Ayat 2);
  2. Tanda Tangan Elektronik (Pasal 11 Ayat 2);
  3. Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (Pasal 13 ayat 6);
  4. Penyelenggara Sistem Elektronik (Pasal 16 ayat 2);
  5. Penyelenggaraan Transaksi Elektronik (Pasal 17 ayat 3);
  6. Penyelenggaraan Agen Elektronik (Pasal 22 ayat 2);
  7. Pengelolaan Nama Domain (Pasal 24);
  8. Tata Cara Intersepsi (Pasal 31 ayat 4);
  9. Peran Pemerintah dalam Pemanfaatan TIK (Pasal 40).

Aplikasi Internet

Internet saat ini merupakan salah satu jaringan komputer yang paling banyak digunakan. Hampir semua orang, baik menggunakan komputer ataupun menggunakan smartphone bisa mengakses internet dengan sangat mudah dan cepat.

Agar dapat melakukan koneksi ke jaringan internet, selain perangkat keras jaringan seperti modem, router, networ adapter, dan sebagainya, dibutuhkan beberapa software atau aplikasi agar dapat terhubung kedalam jaringan internet. Ada beberapa software yang digunakan untuk mengakses internet antara lain:

1. Sistem Operasi

Perangkat lunak pertama yang harus tersinstal pada perangkat komputer yaitu sistem operasi. Sistem operasi merupakan salah satu yang wajib ada pada perangkat komputer agar dapat beroperasi dengan optimal dan mudah digunakan oleh user. Sistem operasi menyangkut dengan kompatibilitas terhadap berbagai macam software untuk mengakses internet. Untuk saat ini sistem operasi yang populer dan banyak digunakan, yaitu sistem operasi Microsoft Windows, Linux, dan Masc OS.

2. Web Browser

Web browser merupakan perangkat lunak kedua setelah sistem operasi yang harus terinstal pada komputer untuk mengakses internet. Web browser digunakan untuk melakukan browsing ke berbagai macam situs yang tersedia di dalam jaringan internet. Beberapa macam web browser yang populer yaitu Google Chrome, Opera Browser, Microsoft Edge, UC Browser, dan Mozilla Firefox. 

3. Network Driver

Network driver merupakan perangkat lunak yang berfungsi untuk menjalankan perangkat keras yang berhubungan dengan kemampuan komputer terhubung ke sebuah jaringan. Namun, network driver sudah menjadi satu paket dengan komputer dan disesuaikan dengan tipe network hardware yang digunakan pada komputer.

4. Email Client

Email merupakan salah satu fitur yang digunakan untuk saling berkirim surat dengan sangat mudah dan cepat melalui jaringan internet. Email client merupakan software yang berfungsi untuk menerima, mengirim, dan mengedit suatu pesan elektronik. Salah satu email client yang sering digunakan yaitu Microsoft Outlook Express.

5. Aplikasi atau Software lainnya

Selain beberapa software yang sudah di sebutkan di atas, aplikasi tambahan yang dapat menunjang untuk terhubung ke internet yaitu aplikasi video call dan conference, messenger, software keamanan berinternet seperti anti virus, firewall, dan juga anti malware.