Home » Tutorial » Cara Mencari Referensi Karya Tulis Ilmiah Dengan Cepat

Cara Mencari Referensi Karya Tulis Ilmiah Dengan Cepat

Daftar Isi

Referensi adalah sebuah informasi yang di jadikan sebagai rujukan atau acuan untuk mempertegas suatu pernyataan dalam penulisan karya tulis ilmiah.

Dalam proses penulisan karya tulis ilmiah, referensi menjadi bagian penting untuk memperlancar penulisan karya ilmiah. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bagaimana mencari referensi karya tulis ilmiah yang relevan dengan apa yang di tulis.

Nah, jika Anda ingin mencari referensi untuk karya ilmiah yang Anda tulis, tepat sekali Anda menemukan artikel ini, karena artikel kali ini membahas bagaimana mencari referensi karya tulis ilmiah dengan cepat dan mudah.

Namun, sebelum kita membahas bagaimana mencari referensi karya tulis ilmiah, terlebih dahulu Anda memahami beberapa hal berikut ini.

Apa Itu Karya Tulis Ilmiah?

Karya Tulis Ilmiah adalah hasil penelitian dan pengembangan, tinjauan, ulasan, kajian, atau pemikiran oleh perseorangan atau kelompok yang di sajikan dalam bentuk tertulis dan disusun secara sistematis serta berlandaskan kaidah ilmiah.

Jenis karya tulis ilmiah terdiri dari dua jenis yaitu pertama, hasil penelitian. Kedua, karya tulis ilmiah berupa tinjauan, kajian, atau hasil pemikiran. Keduanya memiliki format penulisan yang sama, dimana perbedannya hanya terletak pada subjek yang di kaji. Sedangkan bentuk karya tulis ilmiah terdiri dari buku ilmiah, bunga rampai, dan prosiding ilmiah.

Apa Yang Dimaksud Referensi Ilmiah?

Merujuk kepada Wikipedia menyatakan bahwa referensi adalah bagian tertentu dari buku atau publikasi ilmiah yang dapat di gunakan sebagai dasar atau penegasan pernyataan melalui fakta-fakta yang teruji.

Secara etimologi, kata “referensi” berasal dari bahasa Inggris, yaitu “refer to” yang artinya “mengacu pada” atau “merujuk pada” sesuatu atau pernyataan seseorang. Sehingga referensi dapat di artikan sebagai sebuah rujukan yang dapat mempertegas pernyataan kaitannya dengan apa yang ditulis.

Umumnya referensi memuat informasi tentang penulis atau pengarang, judul, tahun terbit, penerbit, dan informasi lainnya.

Berikut ini adalah contoh penulisan referensi:

  1. Smith, J. (2005a). Harvard Referencing. London: Jolly Good Publishing.
  2. S. R. Havins, “Decision Support Systems for Managing Innovation through Project Selection in Public Sector R&D Environments,” IEEE Eng. Manag. Rev., vol. 48, no. 4, pp. 28-31, 2020, doi: 10.1109/EMR.2020.3007748.

Apa Tujuan Pembuatan Referensi?

Tujuan pembuatan referensi dalam penulisan karya tulis ilmiah yaitu:

1. Memperkuat Teori dan Argumentasi

Referensi dapat di gunakan untuk mempertegas pernyataan atau teori yang di kemukakan dalam sebuah tulisan, sehingga tulisan yang Anda tulis dapat di tunjang dengan teori yang relevan yang ada sebelumnya.

2. Memberikan Informasi Kepada Pembaca

Mencantumkan referensi dapat memberikan suatu informasi kepada pembaca terkait sumber asli dari suatu teori atau pendapat yang di kemukakan dalam sebuah tulisan.

3. Menghargai Karya Orang Lain

Salah satu tujuan mencantumkan referensi dalam sebuah tulisan adalah sebagai salah satu bentuk penghargaan terhadap karya orang lain.

4. Menghindari Plagiarisme

Plagiarisme merupakan tindakan menjiplak karya orang lain tanpa mencantumkan sumbernya. Oleh karena itu, untuk menghindari tindakan plagiarisme, maka setiap penulis di wajibkan mencantumkan referensi dari pendapat orang lain.

Sumber Apa Saja Yang Bisa Dijadikan Referensi?

Secara umum referensi dapat Anda peroleh dari beberapa sumber seperti buku, surat kabar atau majalah, jurnal, dan internet. Namun, referensi yang Anda gunakan tergantung dengan apa yang Anda tulis.

Misalnya Anda menulis sebuah artikel jurnal, maka referensi yang Anda gunakan lebih banyak menggunakan dari artikel jurnal yang sudah di terbitkan sebelumnya atau bersumber dari buku.

Menggunakan referensi dari internet untuk penulisan artikel jurnal, biasanya dianggap kurang kredibel. Namun, berbeda halnya jika Anda menulis sebuah artikel yang di publikasikan pada blog atau website, mengambil referensi dari website orang lain itu sah-sah saja.

Apa Itu Referensi Jurnal?

Jurnal merupakan sumber referensi yang paling banyak di gunakan dalam penulisan karya ilmiah. Sehingga setiap mahasiswa atau peneliti yang ingin menyusun karya tulis ilmiah, mencari referensi dari artikel jurnal yang relevan dengan apa yang akan di teliti dan di tulis.

Mengambil referensi dari sebuah jurnal, Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal diantaranya relevansi dengan ruang lingkup yang di teliti atau yang di tulis, kredibilitas jurnal yang Anda jadikan referensi paling tidak harus terakreditasi baik nasional atau internasional. Mengutip dari referensi yang kredibel juga akan mencerminkan kualitas tulisan Anda.

Dimana Kita Bisa Melihat Referensi Jurnal?

Untuk menemukan referensi dari sebuah jurnal yang bereputasi baik nasional atau internasional, Anda bisa mencari melalui situs scimagor untuk jurnal internasional dan melalui website SINTA untuk jurnal nasional. Dari situs tersebut Anda bisa melihat matrix ataupun score yang di miliki setiap jurnal yang memiliki keterkaitan dengan apa yang Anda kaji.

Cara Mencari Referensi dari Jurnal

Jika Anda ingin mencari jurnal, Anda bisa melihat video berikut tentang bagaimana mencari jurnal.

Situs Tempat Mencari Referensi Karya Tulis Ilmiah

1. Google Schoolar 

Seperti halnya mesin pencari pada umumnya. Google Scholar adalah layanan yang di peruntukkan untuk pencarian artikel ilmiah yang dapat di peroleh dalam bentuk PDF.

Melansir dari situs kuliahind.eu.org menjelaskan ada tiga teknik mencari artikel jurnal di Google Scholar yaitu menggunakan teknik boolean operator, snowballing, dan duplicate keyword.

2. GARUDA (Garba Rujukan Digital)

Garba Rujukan Digital adalah portal referensi ilmiah Indonesia yang di kumpulkan dari berbagai karya ilmiah yang di hasilkan oleh akademisi dan peneliti Indonesia. Tercatat hingga September 2021 terdapat 1.574.686 artikel dari 2.369 publisher. Dimana sumbernya 12.600 dari jurnal dan 164 dari konferensi.

3. Indonesia One Search

Indonesia One Search atau biasa di singkat IOS adalah situs tempat untuk mengemukan koleksi perpustakaan dan arsip dari seluruh Indonesia.

Melalui situs ini, Anda bisa menemukan berbagai artikel jurnal ilmiah, buku, dan sumber lainnya. Mitra yang tergabung di layanan ini sudah mencapai 2343 Institusi, 3134 perpustakaan, dan 9163 repositori.

4. SINTA (Science and Technology Index)

SINTA adalah portal yang mengindeks seluruh jurnal nasional yang sudah terakreditasi oleh Akreditasi jurnal Nasional (ARJUNA). Selain mengindeks jurnal, portal ini juga menilai kinerja jurnal berdasarkan standar akreditasi dan sitasi.

Platform SINTA juga mengindeks beberapa sumber seperti buku, IPR, dan beberapa karya lainnya. Sudah tercatat 5990 jurnal yang sudah terindeks di layanan ini.

5. PKP (Public Knowledge Project)

Seperti halnya database pengindeks jurnal lainnya, PKP Index adalah database yang menampung berbagai macam artikel, buku, dan konferensi prosiding dari berbagai sumber seperti Open Journal Systems, Open Monograph Press, Open Conference Systems, dan Open Harvester Systems.

6. BASE (Bielefeld Academic Search Engine)

BASE adalah mesin pencari yang mengindeks artikel dari berbagai sumber Akademik. Pada tanggal 13 Juli 2021 tercatat 200 juta lebih dokumen dari 9.144 konten provider.

7. DOAJ (Directory of Open Access Journal)

DOAJ adalah layanan yang mengindeks jurnal ber-ISSN dari berbagai sumber. Sehingga sangat tepat jika Anda ingin mencari jurnal untuk penelitian Anda di portal ini. Terdapat 16.850 jurnal yang sudah terdaftar di layanan ini, dan 6.519.889 artikel.

8. Publikasi LIPI

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia yang juga merupakan layanan untuk menerbitkan ISSN jurnal, juga menyediakan berbagai macam jurnal seperti kimia, biologi, teknik, fisika, dan sebagainya.

9. Neliti

Neliti di kembangkan oleh Anton Lucanus yang di luncurkan pada April 2015. Dimana platform ini merupakan penerbitan online yang mengindeks berbagai macam sumber seperti jurnal akademik, prosiding konferensi, dan repository institusi. Tercatat 1239 repositori dan 2947 jurnal yang sudah terindeks pada layanan ini dengan berbagai sumber dan kajian.

10. Researchgate

Jika Anda mencari artikel lewat mesin pencari Google, biasanya Anda melihat ada pilihan sumber berasal dari researchgate. Portal ini merupakan platform media sosial yang digunakan bagi komunitas peneliti. Selain menyediakan artikel, juga tersedia forum diskusi. Untuk mendapatkan artikel di portal ini tidak semua gratis. Jadi Anda perlu membayar untuk artikel tertentu.

11. IEEE

Platform IEEE adalah perpustakaan digital yang menampung berbagai artikel penelitian yang berbentuk artikel jurnal, dan konferensi prosiding dengan disiplin ilmu komputer, teknik mesin, dan elektronik. Hingga September 2021 terdapat 5.403.606 item yang dapat di cari pada platform ini.

12. Jurnal / Repository Kampus

Selain dari beberapa situs yang telah di sebutkan diatas untuk mencari referensi, tentu Anda juga bisa mencari referensi dari jurnal ilmiah atau perpustakaan yang di sediakan oleh kampus masing-masing.

Terimakasih sudah membaca artikel ini, semoga artikel ini dapat membantu Anda untuk menemukan referensi yang sesuai dengan penelitian Anda. Anda juga bisa mencari dari berbagai platform seperti Scopus, Academia, Crossreef, Sciendirect, dan situs kredibel lainnya.  

Referensi:

  1. https://id.wikipedia.org/wiki/Karya_Tulis_Ilmiah
  2. https://id.wikipedia.org/wiki/Karya_referensi
  3. www.kuliahind.eu.org
Subscribe
Notify of
guest
5 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Kiki
2 years ago

Wah mantap, ilmu baru nih.

senja
2 years ago

terima kasih atas informasinya, situs website kami https://budiluhur.ac.id

Last edited 2 years ago by senja
habibi
1 year ago

makasih kak, kebetulan saya lagi nyusun