Home » Info,Lainnya » Jurusan Bisnis Digital UNPAD Pertama di Indonesia

Jurusan Bisnis Digital UNPAD Pertama di Indonesia

Jurusan Bisnis digital UNPAD merupakan yang pertama di Indonesia. Bisnis digital adalah jurusan yang banyak di minati saat ini. Mengingat perkembangan teknologi sangat pesat dan masyarakat semakin ketergantungan dengan teknologi.

Merujuk pada laman zebracross, berdasarkan data statistik peminat program studi bisnis digital pada tahun 2021. Total peminat mencapai 2645 siswa dengan daya tampung 177 mahasiswa.

Program studi bisnis digital UNJ memiliki peminat paling banyak, kemudian urutan kedua di susul program studi bisnis digital UNPAD.

Dari tujuh kampus yang ada, lima di antaranya memiliki peminat yang paling banyak yaitu 1) Universitas Negeri Jakarta 902 peminat, 2) Universitas Padjadjaran 556 peminat, 3) Universitas Negeri Medan 381 peminat, 4) Universitas Pendidikan Indonesia 271 peminat, 5) Universitas Negeri Makassar 153 peminat.

Jenis usaha bisnis digital menjadi tantangan sendiri di era revolusi industri 4.0. Sebab, untuk menjalankannya butuh pengetahuan bisnis dan juga pemahaman tentang pemanfaatan teknologi.

Oleh karena itu, perguruan tinggi juga harus bergerak cepat menjawab tantangan ini untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi di bidang bisnis digital ini.

Berdasarkan data program studi yang terdaftar pada portal pddikti kemdikbud per tanggal 3 September 2022. Tercatat ada puluhan Perguruan Tinggi yang telah membuka jurusan bisnis digital dari jenjang D4 hingga S1, termasuk jurusan bisnis digital UNPAD.

Nah, jika Anda berminat melanjutkan studi di jurusan ini, Anda bisa mendaftar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran dengan mengambil jurusan bisnis digital.

Mengenal Jurusan Bisnis Digital UNPAD

Program sarjana bisnis digital Universitas Padjadjaran berfokus pada pembelajaran bisnis dengan memanfaatkan teknologi digital. Adapun program ini bertujuan untuk menciptakan lulusan yang dapat memainkan peran di era bisnis digital.

1. Profil Program Studi 

Jurusan bisnis digital merupakan salah satu jurusan yang baru di buka pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNPAD dan pertama di Indonesia.  Bisnis digital UNPAD di dirikan pada tanggal 15 Februari 2018.

Penyelenggaraan jurusan bisnis digital UNPAD berdasarkan SK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 112/UN6.RKT/Kep/HK/2018. Saat ini program studi bisnis digital UNPAD sudah terakreditasi Baik.

2. Mata Kuliah Bisnis Digital UNPAD

Bisnis digital terdiri dari dua suku kata yaitu “Bisnis” dan “Digital”. Sehingga pada jurusan bisnis digital tentu Anda akan membelajari ilmu bisnis dan pemanfaatan teknologi digital.

Nah, penasaran mata kuliah apa saja yang di pelajari pada jurusan bisnis digital UNPAD. Agar kamu tidak penasaran, berikut ini gambaran mata kuliah yang akan di pelajari dalam masa studi kurang lebih empat tahun.

Tahun Pertama (Semester 1 dan 2)

Pada tahun pertama kamu akan belajar mata kuliah dasar, dimana pada semester 1 mata kuliah yang di pelajari seperti pengantar manajemen dan bisnis, ilmu komputer dan algoritma pemrograman, pengantar ekonomi, dan akuntansi untuk pengambilan keputusan.

Kemudian semester 2, kamu akan mempelajari mata kuliah pemrograman komputer, pengembangan web, sistem basis data, analisis statistik, design thinking, sistem informasi akuntansi, entrepreneur dan innovation.

Tahun Kedua (Semester 3 dan 4)

Pada tahun kedua tepatnya pada semester 3, kamu akan mempelajari mata kuliah pemrograman komputer 2, analisis bisnis dan big data, keamanan cyber, agile method, decision making & problem solving, analisis perilaku konsumen, dan analisis statistik.

Selanjutnya pada semester 4, kamu mempelajari mata kuliah mengelola organisasi digital, teknologi web dan selule, UI/UX, digital marketing, manajemen strategis, business intelligence, dan business valuation.

Tahun Ketiga (Semester 5 dan 6)

Tahun ketiga pada semester 5, kamu akan mempelajari manajemen media sosial, manajemen lintas budaya, pitching & negotiation, manajemen hubungan pelanggan, pengembangan produk, dan industry fintech.

Kemudian pada semester 6, mata kuliah yang kamu pelajari yaitu E-Government, IoT untuk bisnis, manajemen proses bisnis, Program Profesional Mudah untuk peneliti, Capital Fundraising, Cloud System, Machine Learning & AI, Supply Chain Management, dan E-Commerce.

Tahun Keempat (Semester 7 dan 8)

Di tahun keempat tepatnya pada semester 7, kamu akan mempelajari mata kuliah Internship. Kemudian semester 8 tinggal menyelesaikan Skripsi. Namun, sebelum skripsi kamu akan menyelesaikan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Akan tetapi, untuk melaksanakan KKN dapat di ambil mulai semester lima.

3. Metode Pembelajaran dan Pengajaran

Jurusan bisnis digital tidak sepenuhnya mempelajari tentang teori bisnis dan digital. Melainkan harus lebih banyak menyelesaikan studi kasus di luar.

Olehnya itu, metode pembelajaran dan pengajaran tidak mencakup hanya kuliah. Metode yang digunakan UNPAD yaitu pembelajaran berbasis masalah, studi kasus, pembelajaran campuran, tugas, proyek, dosen tamu industri, ujian, dan magang.

Untuk program magang sendiri, UNPAD bermitra dengan beberapa industry seperti Grab Indonesia, Gojek, Telkom Indonesia, Pusat Penelitian Informatika, Halofina, dan Amartha.

4. Learning Outcome

Beberapa learning outcome yang menjadi target pada jurusan bisnis digital UNPAD, yaitu:

  1. Mampu memanfaatkan Teknologi Informasi.
  2. Mengembangkan masalah bisnis dan ekonomi.
  3. Mampu menganalisis lingkungan bisnis dan berbagai permasalahannya.
  4. Dapat merumuskan strategi bisnis perusahaan.
  5. Mampu menganalisis lingkungan ekonomi dan manajemen bisnis yang baik.
  6. Mampu melakukan integrasi data, mengolah data dan menganalisa informasi terkait permintaan bisnis, proses bisnis, analisa kebutuhan bisnis, analisa keuangan dan investasi.
  7. Dapat menjadi pengusaha atau karyawan mandiri.

5. Karir Jurusan Bisnis Digital

Bingung karir yang akan Anda pilih setelah lulus dari jurusan ini. Kamu perlu ketahui bahwa karir bisnis digital sangat potensial baik di sektor publik maupun swasta.

Beberapa karir yang menanti kamu setelah menyelesaikan studi di jurusan bisnis digital, antara lain:

  1. Startup Entrepreneur
  2. Business Intelligent Manager
  3. Marketing Analyst
  4. Data Scientist
  5. Startup Consultan
  6. Financyal Analyst
  7. Data Analyst

Kampus dengan Jurusan Bisnis Digital di Indonesia

Kamu ingin tahu kampus apa saja yang memiliki jurusan bisnis digital di Indonesia. Baik, di artikel ini kamu akan mengetahuinya atau dapat cek langsung melalui portal pangkalan data kemdikbud.

Jika kamu membuka dengan mengetikan kata kunci “Bisnis Digital” pada kolom pencarian, di tampilkan beberapa perguruan tinggi yang membuka jurusan bisnis digital.

Untuk lembaga berbentuk Universitas yang memiliki jurusan bisnis digital antara lain: 1) Universitas Padjadjaran, 2) Universitas Teknologi Digital Indonesia, 3) Universitas Binawan, 4) Universitas Wiraraja, 5) Universitas Jambi, 6) Universitas Masoem, 7) Universitas Pakuan, 8) Universitas Bumigora, 9) Universitas Megarezky, 10) Universitas Ivet, 11) Universitas Raharja, 12) Universitas Prabumulih, 13) Universitas Garut, 14) Universitas Darunnajah, 15) Universitas Negeri Jakarta, 16) Universitas Prasetya Mulya, 17) Universitas Bina Nusantara, 18) Universitas Pendidikan Indonesia, 19) Universitas Negeri Makassar.

Selanjutnya untuk lembaga berbentuk institut, 1) Institut Teknologi Bisnis Riau, 2) Institut Teknologi Bisnis Kalla, 3) Institut Bisnis dan Keuangan Nitro, 4) Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional, 5) Institut Teknologi dan Bisnis Trenggalek, 6) Institut Teknologi dan Bisnis Palcomtech, 7) Institut Teknologi dan Bisnis Arung Palakka, 8) Institut Teknologi Nasional Malang, 9) Institut Teknologi Sepuluh November, 10) Institut Teknologi Telkom Surabaya.

Kemudian untuk lembaga berstatus politeknik, yaitu 1) Politeknik Bisnis Mayasari, 2) Politeknik Krakatau, 3) Politeknik Takumi, 4) Politeknik Hasnur, 5) Politeknik Damara, 6) Politeknik Sukabumi, 7) Politeknik Jambi, 8) Politeknik Gusdurian, 9) Politeknik Akbara.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments