Home » Website » Panduan Lengkap Cara Penulisan Operator Pada Bahasa PHP

Panduan Lengkap Cara Penulisan Operator Pada Bahasa PHP

Daftar Isi

Bahasa pemrograman PHP memliki berbagai macam jenis operator yang dapat digunakan untuk mengoperasikan sebuah variabel dan nilai. Operator tersebut di kelompokan menjadi beberapa jenis yaitu Arithmetic operators, Assignment operators,  Comparison operators,  Increment/Decrement operators,  Logical operators, String operators, Array operators, dan Conditional assignment operators.

Setiap jenis operator memiliki fungsi yang berbeda didalam mengoperasikan sebuah variabel dan nilai. Misalnya operator arithmetic digunakan untuk operasi bilangan aritmatika seperti penjumlahan, pengurangan, pembagian, dan perkalian.

Selain itu, ada juga operator assigment atau yang disebut operator penugasan dimana fungsinya untuk memberi nilai pada sebuah variabel. Agar dapat memahami cara penggunaan jenis-jenis operator yang digunakan pada bahasa pemrograman PHP, berikut akan dijelaskan satu per satu dan bagaimana contoh penggunannya.

Baca juga:

1. Arithmetic Operators

Operator aritmatika di gunakan untuk melakukan operasi aritmatika terhadap variabel-variabel, misalkan penambahan, pengurangan, dan lain-lain. Berikut simbol -simbol operator yang digunakan beserta dengan contohnya.

OperatorNameExample
+Addition$x + $y
Subtraction$x – $y
*Multiplication$x * $y
/Division$x / $y
%Modulus$x % $y
**Exponentiation$x ** $y

Dibawah ini diberikan contoh masing-masing operator tersebut tentang cara penggunaannya di bahasa pemrograman PHP.

				
					<!DOCTYPE html>
<html>
<body>

<?php
$x = 10;  
$y = 6;

echo $x + $y; //Hasil 16
echo $x - $y; //Hasil 4
echo $x * $y; //Hasil 60
echo $x / $y; //Hasil 1.6666666666667
echo $x % $y; //Hasil 4
echo $x ** $y; //Hasil 1000
?>  

</body>
</html>
				
			

2. Assignment Operators

Untuk operator penugasan digunakan untuk memberikan nilai ke variabel. Operator penugasan dalam PHP adalah “=”. Ini berarti bahwa operan kiri akan diatur ke nilai ekspresi penugasan di sebelah kanan. Dibawah ini merupakan bentuk penulisan operator assigment.

AssignmentSame as…Description
x = yx = yOperan kiri akan diatur ke nilai ekspresi di sebelah kanan
x += yx = x + yPenjumlahan
x -= yx = x – yPengurangan
x *= yx = x * yPerkalian
x /= yx = x / yPembagian
x %= yx = x % ySisa Hasil Pembagian

Berikut adalah contoh penggunaan operator assigment pada bahasa pemrograman PHP.

				
					<!DOCTYPE html>
<html>
<body>

<?php
$x = 10;  
echo $x; //Hasil 10

$x = 20;  
$x += 100;
echo $x; //Hasil 120

$x = 50;
$x -= 30;
echo $x; //Hasil 20

$x = 5;
$x *= 6;
echo $x; //Hasil 30

$x = 10;
$x /= 5;
echo $x; //Hasil 2

$x = 15;
$x %= 4;
echo $x; //Hasil 3
?>  

</body>
</html>
				
			

3. Comparison Operators

Operator Comparison atau pembanding digunakan untuk membandingkan dua nilai (angka atau string): Daftar operator perbandingan pada bahasa PHP disajikan dalam tabel berikut.

OperatorNameExample
==Equal$x == $y
===Identical$x === $y
!=Not equal$x != $y
<>Not equal$x <> $y
!==Not identical$x !== $y
>Greater than$x > $y
<Less than$x < $y
>=Greater than or equal to$x >= $y
<=Less than or equal to$x <= $y
<=>Spaceship$x <=> $y

Berikut adalah contoh penggunaan operator perbandingan pada bahasa pemrograman PHP.

				
					<!DOCTYPE html>
<html>
<body>

<?php
$x = 100;  
$y = "100";
var_dump($x == $y); // returns true because values are equal

$x = 100;  
$y = "100";
var_dump($x === $y); // returns false because types are not equal

$x = 100;  
$y = "100";
var_dump($x != $y); // returns false because values are equal

$x = 100;  
$y = "100";
var_dump($x <> $y); // returns false because values are equal

$x = 100;  
$y = "100";
var_dump($x !== $y); // returns true because types are not equal

$x = 100;
$y = 50;
var_dump($x > $y); // returns true because $x is greater than $y

$x = 10;
$y = 50;
var_dump($x < $y); // returns true because $x is less than $y

$x = 50;
$y = 50;
var_dump($x >= $y); // returns true because $x is greater than or equal to $y

$x = 50;
$y = 50;
var_dump($x <= $y); // returns true because $x is less than or equal to $y

$x = 5;  
$y = 10;

echo ($x <=> $y); // returns -1 because $x is less than $y
echo "<br>";

$x = 10;  
$y = 10;

echo ($x <=> $y); // returns 0 because values are equal
echo "<br>";

$x = 15;  
$y = 10;

echo ($x <=> $y); // returns +1 because $x is greater than $y
?>  

</body>
</html>

				
			

4. Increment/Decrement Operators

Jenis operator ini digunakan untuk menambah nilai dan mengurangi nilai variabel. Berikut daftar nama operator penambahan dan pengurangan yang disajikan pada tabel dibawah ini:

OperatorNameDescription
++$xPre-incrementIncrements $x by one, then returns $x
$x++Post-incrementReturns $x, then increments $x by one
–$xPre-decrementDecrements $x by one, then returns $x
$x–Post-decrementReturns $x, then decrements $x by one

Contoh penggunaan operator penambahan dan pengurangan adalah sebagai berikut:

				
					<!DOCTYPE html>
<html>
<body>

<?php
$x = 10;  
echo ++$x; //Hasil 11

$x = 10;  
echo $x++; //Hasil 10

$x = 10;  
echo --$x; //Hasil 9

$x = 10;  
echo $x--; //Hasil 10
?>  

</body>
</html>

				
			

5. Logical Operators

Operator logika digunakan untuk menggabungkan pernyataan bersyarat. Berikut daftar operator logika yang dapat dilihat pada tabel dibawah ini:

OperatorNameExampleResult
andAnd$x and $yTrue if both $x and $y are true
orOr$x or $yTrue if either $x or $y is true
xorXor$x xor $yTrue if either $x or $y is true, but not both
&&And$x && $yTrue if both $x and $y are true
||Or$x || $yTrue if either $x or $y is true
!Not!$xTrue if $x is not true

Contoh penulisan operator logika pada bahasa PHP adalah sebagai berikut:

				
					<!DOCTYPE html>
<html>
<body>

<?php
$x = 100;  
$y = 50;
//Menampilkan hasil Hello world!
if ($x == 100 and $y == 50) {
    echo "Hello world!";
}

$x = 100;  
$y = 50;
//Menampilkan hasil Hello world!
if ($x == 100 or $y == 80) {
    echo "Hello world!";
}

$x = 100;  
$y = 50;
//Menampilkan hasil Hello world!
if ($x == 100 xor $y == 80) {
    echo "Hello world!";
}

$x = 100;  
$y = 50;
//Menampilkan hasil Hello world!
if ($x == 100 && $y == 50) {
    echo "Hello world!";
}

$x = 100;  
$y = 50;
//Menampilkan hasil Hello world!
if ($x == 100 || $y == 80) {
    echo "Hello world!";
}

$x = 100;  
//Menampilkan hasil Hello world!
if ($x !== 90) {
    echo "Hello world!";
}

?>  

</body>
</html>

				
			

6. String Operators

PHP memiliki dua operator khusus yang digunakan untuk string. Daftar operator tersebut yang dapat dilihat pada tabel berikut ini:

OperatorNameExample
.Concatenation$txt1 . $txt2
.=Concatenation assignment$txt1 .= $txt2

Adapun penulisan kode program menggunakan operator string ditunjukkan pada contoh berikut ini.

				
					<!DOCTYPE html>
<html>
<body>

<?php
$txt1 = "Hello";
$txt2 = " world!";

echo $txt1 . $txt2; //Menampilkan hasil Hello world!

$txt1 .= $txt2;
echo $txt1; //Menampilkan hasil Hello world!
?>  

</body>
</html>

				
			

7. Array Operators

Operator array PHP digunakan untuk membandingkan array. Berikut daftar operator yang dapat dilihat di tabel berikut ini:

OperatorNameExample
+Union$x + $y
==Equality$x == $y
===Identity$x === $y
!=Inequality$x != $y
<>Inequality$x <> $y
!==Non-identity$x !== $y

Adapun penulisan kode program menggunakan operator array seperti pada contoh berikut.

				
					<!DOCTYPE html>
<html>
<body>

<?php
//Hasil Array ( [a] => red [b] => green [c] => blue [d] => yellow )
$x = array("a" => "red", "b" => "green");  
$y = array("c" => "blue", "d" => "yellow");  
print_r($x + $y); // union of $x and $y

//Hasil bool(false)
$x = array("a" => "red", "b" => "green");  
$y = array("c" => "blue", "d" => "yellow");  
var_dump($x == $y);

//Hasil bool(false)
$x = array("a" => "red", "b" => "green");  
$y = array("c" => "blue", "d" => "yellow");  
var_dump($x === $y);

//Hasil bool(true)
$x = array("a" => "red", "b" => "green");  
$y = array("c" => "blue", "d" => "yellow");  
var_dump($x != $y);

//Hasil bool(true)
$x = array("a" => "red", "b" => "green");  
$y = array("c" => "blue", "d" => "yellow");  
var_dump($x <> $y);

//Hasil bool(true)
$x = array("a" => "red", "b" => "green");  
$y = array("c" => "blue", "d" => "yellow");  
var_dump($x !== $y);
?>  

</body>
</html>

				
			

8. Conditional Assignment Operators

Operator penugasan kondisional PHP digunakan untuk menetapkan nilai tergantung pada kondisi:

OperatorNameExampleResult
?:Ternary$x = expr1 ? expr2 : expr3Returns the value of $x.
The value of $x is expr2 if expr1
= TRUE.
The value of $x is expr3 if expr1 = FALSE
??Null coalescing$x = expr1 ?? expr2Returns the value of $x.
The value of $x is expr1 if expr1
exists, and is not NULL.
If expr1 does not exist, or is NULL, the value of $x is
expr2.
Introduced in PHP 7

Dibawah ini adalah contoh penulisan Conditional Assignment Operators pada bahasa PHP.

				
					<!DOCTYPE html>
<html>
<body>

<?php
   // if empty($user) = TRUE, set $status = "anonymous"
   echo $status = (empty($user)) ? "anonymous" : "logged in";
   echo("<br>");

   $user = "John Doe";
   // if empty($user) = FALSE, set $status = "logged in"
   echo $status = (empty($user)) ? "anonymous" : "logged in";
   
   
   // variable $user is the value of $_GET['user']
   // and 'anonymous' if it does not exist
   echo $user = $_GET["user"] ?? "anonymous";
   echo("<br>");
  
   // variable $color is "red" if $color does not exist or is null
   echo $color = $color ?? "red";
?>  
?>  

</body>
</html>

				
			
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments