Home » Karir » 4 Hal Harus Kamu Miliki Jika Ingin Sukses Di Dunia Kerja

4 Hal Harus Kamu Miliki Jika Ingin Sukses Di Dunia Kerja

Bekerja sesuai bidang keahlian setelah lulus kuliah merupakan impian semua orang yang sedang atau sudah menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi. Akan tetapi, tidak bisa dipungkiri bahwa banyak orang setelah lulus kuliah susah mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan bidangnya, sehingga mau tidak mau harus mengambil pekerjaan yang jauh berbeda dari bidangnya, bahkan ada yang sangat sulit mendapatkan pekerjaan.

Lebih lanjut, akibat susahnya mendapatkan pekerjaan, seseorang biasanya dituntut untuk mencari pekerjaan lain atau memilih mengikuti pelatihan, agar dapat meningkatkan skil yang dimiliki agar nantinya dapat bekerja sesuai dengan bidangnya. Menurut saya jika kita harus menunggu, maka berapa banyak waktu yang kita gunakan hanya untuk berbuat yang sebenarnya tidak perlu kita lakukan.

Mencermati permasalahan itu, lantas apakah yang membuat seseorang yang pernah menempuh pendidikan dibangku kuliah, susah mendapatkan pekerjaan sesuai bidangnya atau bahkan ada yang sampai menganggur. Jika sampai menganggur sangat disayangkan, karena sejatinya seseorang lanjut studi dan setelah lulus harapannya mendapatkan pekerjaan yang layak.

Nah, disini saya akan membahas apa saja yang perlu diperhatikan dan diketahui agar tidak terjadi permasalahan seperti yang disebutkan sebelumnya.

Setidaknya ada empat hal yang perlu di perhatikan dan ditanamkan pada diri seseorang, diantaranya membentuk pola pikir atau mindset (Building Your Mindset), mengetahui tentang tujuan dan nilai diri (Self Purpose), memetakan keterampilan yang dimiliki dan yang sedang tren (Skill Mapping), dan menentukan tujuan (Career Goals).

1. Membentuk Pola Pikir atau Mindset (Building Your Mindset)

Pola pikir atau mindset merupakan cara pandang seseorang yang tertanam pada dirinya dalam menghadapi suatu fenomena agar dapat mencapai goal. Lantas mindset seperti apakah yang perlu dimiliki seseorang agar dapat mencapai tujuannya. Sebelum menentukan mindset seperti apa yang harus dimiliki untuk menunjang karir kamu nantinya, ada baiknya Anda memahami dulu jenis-jenis mindset.

Berikut beberapa jenis mindset yang dikutip dari sebuah buku yang membahas tentang “How To Grow Personal Branding Towards Career” menyebutkan bahwa ada empat jenis mindset yaitu Fixed Mindset, Growth Mindset, Adaptive Mindset, dan Assertive Mindset.

Fixed Mindset dapat diartikan sebagai pola pikir yang tetap, dimana seseorang yang memiliki mindset semacam ini lebih percaya bahwa kualitas, kecerdasan, dan keterampilan yang dimiliki sudah tetap dan tidak dapat diubah lagi.

Pola pikir tetap biasanya tertanam pada diri seseorang yang selalu ingin berada di zona nyaman, sehingga tidak punya keinginan untuk mengembangkan diri untuk menuju sukses.

Sementara itu, growth mindset merupakan kebalikan dari fixed mindset. Dimana seseorang yang memiliki growth mindset, cenderung lebih meyakini bahwa kecerdasan dan keterampilan mereka, dapat dikembangkan dan berhasil seiring berjalannya waktu dengan usaha yang ia lakukan.

Bagaimana bisa membedakan fixed atau growth?

Hal itu dapat diketahui pada diri seseorang ketika diberi suatu pekerjaan, contohnya orang yang memiliki pola pikir tetap cenderung berada di zona nyaman dan tidak mau berusaha terlebih dahulu.

Sehingga ketika diberi suatu tantangan pekerjaan maka lebih cenderung mengatakan “Pekerjaan ini sepertinya susah” atau “ini sudah cukup”. Selain itu, seseorang yang memiliki pola pikir fixed cenderung pesimis, sedih, takut, curiga, dan menyerah.

Sedangkan seseorang yang memiliki pola pikir growth, lebih kepada ingin mencoba terlebih dulu dan sering merasa tidak puas dengan apa yang sudah ia miliki. Salah satu ciri seseorang yang memiliki mindset seperti ini ialah selalu mencari cara lain untuk menyelesaikan suatu masalah.

Contoh kalimat orang yang mempunyai pola pikir growth ketika diberikan suatu pekerjaan “Saya coba dulu”, “Sepertinya saya bisa atau ada cara lain”. Seseorang berpola pikir seperti ini biasanya lebih optimis, berani, termotivasi, bahagia, dan ceria.

Selanjutnya Adaptive Mindset merupakan pola pikir yang selalu berusaha beradaptasi dengan keadaan yang ada, termasuk lingkungan tempat ia bekerja. Dimana seseorang yang memiliki mindset seperti ini, cenderung lebih cepat belajarnya dan bisa menyesuaikan dengan perubahan dan perkembangan yang ada.

Terakhir yaitu Assertive Mindset, dimana pola pikir seperti ini berada ditengah. Pola pikir ini lebih cenderung bersikap menghargai seseorang, tanpa merendah diri dalam hal untuk dipermalukan. Ciri seseorang yang memiliki mindset seperti ini yaitu memiliki pendapat pribadi, dan tetap menghormati pendapat orang lain, mengetahui hak diri dan orang lain, dan bersikap tenang namun tegas.

Setelah Anda mengetahui ke empat jenis mindset tersebut, tentu kamu bisa menentukan pola pikir seperti apa yang perlu kamu tanamkan pada diri kamu untuk mencapai tujuan.

Jika kamu ingin sukses dan mendapatkan pekerjaan sesuai dengan bidang yang kamu sukai, maka jangan pernah memiliki pola pikir fixed karena dapat merugikan kamu nantinya didunia kerja.

2. Mengetahui Tentang Tujuan dan Nilai Diri (Self Purpose)

Setelah membentuk pola pikir, hal yang perlu kamu ketahui yaitu bagaimana tujuan hidup yang ingin kamu capai. Hal ini, menjelaskan tentang kesenangan, makna dan tujuan dari kehidupan serta bagaimana prinsip dalam menjalani kehidupan.

Agar dapat mengetahui apa yang harus kamu lakukan pada diri sendiri untuk mencapai tujuan maka perlu ada perspektif tentang diri kamu, misalkan kamu harus mengetahui bagaimana kamu menurut orang lain, bagaimana kamu menurut diri kamu sendiri, dan bagaimana kamu seharusnya. Sehingga kamu bisa mengetahui apa yang seharusnya kamu lakukan dan kemana kamu harus melangkah.

Disamping itu, kamu juga harus membangun karakter agar nanti didunia kerja dapat menjadi pembeda dari pesaing-pesaing kamu. Karakter disini berkaitan dengan kebiasaan, sikap, atau hal yang paling menonjol pada diri kamu. Dengan memiliki karakter yang kuat tentu bisa menjadi peluang besar terhadap tujuan dan nilai diri kamu.

Selain karakter, kamu juga perlu membangun citra yang baik agar dapat membantu mendapatkan relasi sehingga membuka peluang pekerjaan. Namun bukan berarti harus membuat pencitraan. Dengan citra yang baik, dapat menghasilkan relasi yang banyak sehingga dapat menjadikan hidup lebih baik.

3. Memetakan Keterampilan Yang Dimiliki dan Yang Sedang Trend (Skill Mapping)

Kesalahan yang paling banyak dilakukan seseorang, sehingga sulit mendapatkan pekerjaan setelah lulus kuliah, yaitu tidak mampu memetakan keterampilan yang dimiliki dan yang sedang trend, sehingga dalam belajar, mereka hanya belajar saja tanpa membaca peluang yang ada kedepannya.

Kunci untuk bisa bekerja dengan cepat setelah lulus kuliah adalah kemampuan untuk mempersiapkan keterampilan yang dibutuhkan oleh pencari kerja. Oleh karena itu, penting seseorang membaca peluang pekerjaan yang banyak dibutuhkan dengan keterampilan yang ingin dipelajari atau ditingkatkan.

Setelah kamu mengetahui keterampilan yang banyak dibutuhkan didunia kerja, maka kamu bisa memutuskan untuk mempelajari suatu keterampilan secara bertahap, sehingga mempunyai arah dan target yang harus dipelajari dari suatu keterampilan.

Banyak orang ingin mengetahui banyak hal, namun tidak sampai ke tahap mahir sehingga mereka hanya sebatas mengetahui saja tidak sampai mahir. Saran dari penulis adalah fokus pada satu keterampilan yang bisa menjadikan kamu ahli di bidang tertentu, agar nantinya didunia kerja dapat membuat kamu nyaman dalam bekerja.

Beberapa keterampilan dibidang IT yang banyak dibutuhkan didunia kerja antara lain mobile development, artificial intelligence, python, data science, cyber security, cloud computing, blockchain, virtual reality, IT Support, dan Internet of Things.

Baca juga: 5 Keahlian Bidang Digital Paling Diminati di Indonesia

4. Menentukan Tujuan Karir (Career Goals)

Apa yang ingin kamu inginkan setelah lulus kuliah?

Tentu kamu memiliki tujuan untuk bekerja dan memiliki karir yang cemerlang. Misalkan, kamu ingin jadi manajer atau direktur, ataukah kamu ingin menjadi dosen, CEO, dll.

Agar tujuan kamu dapat terwujud, tentu tidak bisa berjalan sendiri, karena namanya mahluk sosial maka pasti membutuhkan orang lain. Oleh karena itu, kamu perlu berkolaborasi dengan orang lain agar dapat menunjang pencapaian karir.

Agar dapat menunjang career goals yang diinginkan, maka penting juga untuk mengetahui mengenai perusahaan yang ingin dilamar, beberapa hal yang perlu dipertimbangkan antara lain profil perusahaan, jenjang karir di perusahaan, budaya perusahaan, ilmu dan wawasan yang didapat, benefit dan insurance.

Setelah mengetahui ke empat hal diatas. Harapannya kita semua bisa sukses didunia kerja dan mencapai goal dari apa yang dicita-citakan. Untuk itu, jika tidak ingin bekerja yang tidak sesuai dengan bidangnya,  maka upayakan memiliki mindset yang bagus, mengetahui tujuan dari kehidupan dan memiliki nilai, mampu memetakan keterampilan sesuai kebutuhan pencari kerja, dan dapat menentukan tujuan atau karir yang ingin dicapai.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments